Perubahan

Posted: October 1, 2010 in Intermezo

Jakarta, 4 July 2006

Hari ini gua masuk lagi ke ruang kerja gua setelah beberapa saat tugas luar kota. Ternyata gua udah ngga duduk ditempat yang lama. Ada penambahan section, jadi tempat duduk gua pun berubah. Bukan suatu masalah yang besar. Tapi tetep ada suasana yang berbeda.

Saat gua sibuk mikirin diri gua sendiri, tiba2 jadi inget sama nasib bangsa ini. Bangsa ku bangsa Indonesia. Dulu bangsa Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya. Bahkan sempet juga sampe “ Glory “ di Era Majapahit. Sekarang, bencana lagi melanda bumi pertiwi kita. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Dari yang memang rencana alam sampe yang ulah manusia. Sunami, gempa dan yang terakhir banjir. God… what should I do ??? Gua sedih ngliat ini semua, tapi gua hanya bisa terdiam. Gua hanya bisa berdoa, agar sodara2 gua yang tertimpa musibah, bisa cepet kembali hidup normal kaya’ dulu lagi.

Di dunia ini tak ada yang abadi tak ada yang sejati. Yang abadi hanyalah “ perubahan “.

Comments
  1. yudi astari says:

    Betul… betul… memang perubahan akan selalu ada. Tinggal kita saja, siap atau tidak untuk menerima perubahan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s